KOTA MALANG, M1NEWS — Tiga guru MIN 1 Kota Malang kembali menorehkan prestasi di bidang literasi. Mutik Atul Khoiriyah, S.Pd., Nisvi Sabbriani, S.Pd., dan Qonitah Emiliah, S.Pd. tercatat sebagai penulis dalam buku antologi artikel dan cerpen berjudul Pena Tajam Lawan Tirani.
Buku tersebut diterbitkan oleh Jawa Pos Radar Malang dan diberi pengantar oleh Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M. Karya ini merupakan hasil kolaborasi para guru SD, SDI, dan MI di Kota Malang, yang melibatkan 33 guru dari Kecamatan Klojen dan Kedungkandang.
Pada Senin (15/12/2025), ketiga guru MIN 1 Kota Malang tersebut menyerahkan buku antologi secara simbolis kepada pihak madrasah sebagai bentuk kontribusi dan kebanggaan institusi terhadap capaian literasi para pendidik.
Kepala MIN 1 Kota Malang, Hj. Siti Aisah, S.Ag., M.Pd., mengapresiasi capaian tersebut. Ia menilai keterlibatan para guru dalam buku antologi ini sejalan dengan komitmen madrasah dalam mengembangkan budaya literasi.
“Ini teman-teman bu guru yang alhamdulillah berhasil menorehkan prestasi terkait kegiatan literasi yang diselenggarakan oleh Radar Malang tahun 2025,” ujarnya saat diwawancarai.
Menurutnya, sejak 2024 MIN 1 Kota Malang telah mendapatkan apresiasi sebagai madrasah literasi, sehingga kegiatan menulis dan berkarya menjadi bagian dari implementasi program unggulan madrasah.
“Oleh karena itu, bapak ibu guru di sini mengimplementasikan literasi dalam kehidupan sehari-hari, termasuk melalui kegiatan ini. Beliau-beliau turut ambil bagian untuk membawa nama baik madrasah,” lanjutnya.
Hj. Siti Aisah berharap semangat literasi di lingkungan MIN 1 Kota Malang terus tumbuh dan berkembang. “Mudah-mudahan kegiatan literasi terus hidup. Teruslah berkarya, teruslah berliterasi. Kita sebagai guru MIN 1 Kota Malang harus menjadi yang terbaik bagi teman sejawat dan siswa,” tuturnya.

Sebelumnya, para guru tersebut mengikuti workshop jurnalistik dan penulisan artikel yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Malang bekerja sama dengan Jawa Pos Radar Malang. Workshop tersebut diikuti guru-guru se-Kecamatan Klojen dan berlangsung selama kurang lebih tiga bulan sebagai rangkaian proses penulisan buku.
Sementara itu, peluncuran enam buku karya guru Kota Malang dilaksanakan pada Minggu (14/12/2025) oleh Wali Kota Malang Wahyu Hidayat di hadapan sekitar 7.500 guru dan tenaga kependidikan dalam perayaan HUT PGRI ke-80 di SDN Model, Kecamatan Kedungkandang.
Buku-buku tersebut merupakan proyek kolaborasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang dan Jawa Pos Radar Malang dalam program One Teacher One Book. Salah satu di antaranya adalah Pena Tajam Lawan Tirani, yang memuat gagasan, refleksi, dan cerita para guru dari Kecamatan Klojen dan Kedungkandang.
Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana, menyampaikan bahwa pelatihan menulis dan jurnalistik bagi guru diinisiasi karena latar belakang Kota Malang sebagai kota pendidikan. Menurutnya, keterampilan menulis penting sebagai sarana melatih cara berpikir guru.
“Menulis adalah proses berpikir, mulai dari mengamati, melihat, merenungkan, hingga menuangkannya dalam tulisan. Peresmian enam buku ini kami masukkan dalam rangkaian HUT PGRI untuk memotivasi guru lain agar turut menulis buku,” ujarnya.





