Pelatihan Dokter Kecil MIN 1 Kota Malang Siapkan Kader Kesehatan Peduli Lingkungan

Facebook
LinkedIn
WhatsApp
X

Kota Malang, M1NEWS- MIN 1 Kota Malang melalui Unit Pelayanan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) menyelenggarakan Pelatihan Dokter Kecil bekerja sama dengan Puskesmas Arjuna Kota Malang. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, Rabu–Kamis (21–22/1/2026), sebagai upaya menyiapkan kader dokter kecil yang sehat, cerdas, serta mampu melayani dengan cinta di lingkungan madrasah dan sekitarnya.

Kegiatan pelatihan dibuka sejak pagi hari dengan acara pembukaan. Koordinator Bidang Sarana dan Prasarana MIN 1 Kota Malang, Nurul Yaqin, S.S., M.Pd., mewakili Kepala Madrasah, menyampaikan sambutan sekaligus memberikan motivasi kepada para peserta agar mengikuti pelatihan dengan penuh semangat dan tanggung jawab.

Dalam sambutannya, Nurul Yaqin menegaskan bahwa peserta pelatihan merupakan siswa-siswa terpilih dari seluruh siswa MIN 1 Kota Malang. Dari sekitar 1.536 siswa, hanya 28 siswa kelas IV yang lolos melalui proses penjaringan di kelas masing-masing untuk mengikuti pelatihan dokter kecil atau TIWISADA (Bakti Wiyata Husada).

“Yang pertama, kalian harus menjadi anak yang sehat terlebih dahulu. Setelah itu, kalian diharapkan mampu membantu menjaga kesehatan di lingkungan keluarga, teman-teman, dan madrasah. Inilah wujud nyata dokter kecil yang sehat, cerdas, dan melayani dengan cinta,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan dari Puskesmas Arjuna Kota Malang, Wahyu, turut menyampaikan apresiasi atas kembali digelarnya pelatihan dokter kecil di MIN 1 Kota Malang setelah sempat vakum.

Ia menyampaikan bahwa pelatihan ini dilaksanakan selama dua hari dengan harapan para peserta dapat tumbuh menjadi kader dokter kecil yang aktif dan berperan. Menurutnya, semangat menjaga kesehatan harus dimulai dari diri sendiri sebelum membantu orang lain.

“Kami berharap anak-anak dapat menjadi kader dokter kecil. Untuk menjadi dokter kecil, tentu harus sehat terlebih dahulu. Semoga semangat anak-anak tetap terjaga dari hari ini hingga besok,” ungkapnya.

Pada hari pertama pelatihan, para siswa mengawali kegiatan dengan mengikuti pre-test untuk mengetahui pemahaman awal tentang kesehatan. Selanjutnya, peserta menerima berbagai materi keterampilan dasar kesehatan, meliputi Materi UKS dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Kesehatan Gigi dan Mulut serta Kesehatan Indra, Pencegahan Penyakit, serta pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA).

Memasuki hari kedua, kegiatan difokuskan pada praktik langsung. Para siswa mengikuti praktik cuci tangan dan sikat gigi yang benar, serta praktik pengukuran tinggi badan, berat badan, dan tekanan darah. Melalui rangkaian kegiatan ini, MIN 1 Kota Malang berharap dapat mencetak dokter kecil yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga terampil, berkarakter, dan siap mengamalkan jargon “Sehat, Cerdas, Melayani dengan Cinta” dalam kehidupan sehari-hari.

Scroll to Top