Hari Bumi 2026: MIN 1 Kota Malang Gaungkan Aksi Nyata Lewat Deklarasi dan Penanaman Pohon

Facebook
LinkedIn
WhatsApp
X

Kota Malang, M1NEWS — Sejak pagi, suasana Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Kota Malang tampak berbeda dari biasanya. Gerbang madrasah dipenuhi semangat kepedulian lingkungan saat para kader Adiwiyata berjaga sambil membawa poster berisi imbauan mematikan mesin kendaraan bermotor sebelum memasuki area madrasah.

Peringatan Hari Bumi yang jatuh pada Rabu (22/4/2026) ini tidak sekadar seremoni. Seluruh warga madrasah diajak terlibat dalam aksi nyata. Sejak beberapa hari sebelumnya, guru dan siswa telah dihimbau untuk mengutamakan penggunaan transportasi umum. Bagi yang membawa kendaraan pribadi, diwajibkan mematikan mesin saat memasuki lingkungan madrasah. Bahkan, sejumlah guru dan siswa terlihat datang dengan sepeda sebagai bentuk nyata upaya mengurangi emisi karbon.

Rangkaian kegiatan dipusatkan dalam Apel Deklarasi dan Kampanye Hari Bumi yang diikuti oleh seluruh siswa kelas 5A hingga 5I, dewan guru, serta pengurus paguyuban orang tua siswa. Apel yang berlangsung pukul 07.00 hingga 08.00 WIB ini menjadi momentum bersama untuk meneguhkan komitmen menjaga bumi.

Bertindak sebagai inspektur apel, Kasi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kota Malang, H. Abdul Mughni, S.Ag., M.Pd., memberikan pesan reflektif kepada seluruh peserta.

Ia mengingatkan bahwa Hari Bumi pertama kali diperingati pada tahun 1970, yang berarti hingga kini telah berlangsung selama lebih dari lima dekade sebagai gerakan global pecinta lingkungan.

Abdul Mughni juga menegaskan bahwa manusia memiliki tanggung jawab besar terhadap bumi sebagaimana amanah dalam ajaran agama. Ia mengutip makna firman Allah dalam Al-Qur’an bahwa manusia diangkat sebagai khalifah di muka bumi, yang berarti memiliki tugas untuk merawat, menjaga, dan tidak merusaknya.

Suasana semakin khidmat saat seluruh peserta mengikuti deklarasi Hari Bumi yang kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama sebagai wujud tanggung jawab menjaga kelestarian lingkungan pada selembar kain putih oleh seluruh stakeholder, mulai dari pimpinan madrasah, jajaran manajemen, perwakilan paguyuban orang tua siswa, hingga perwakilan siswa.

Rangkaian apel juga diisi dengan pembacaan doa, menyanyikan Mars Adiwiyata, serta kampanye hemat energi dan hemat air yang dipresentasikan oleh siswa MIN 1 Kota Malang. Semangat cinta lingkungan semakin terasa saat seluruh peserta bersama-sama menyanyikan lagu “Cintai Bumi Kita”.

Sebagai penutup, aksi nyata diwujudkan melalui penanaman pohon di depan gedung kelas baru. Dipimpin langsung oleh Abdul Mughni, kegiatan ini diikuti oleh guru, kader Adiwiyata, siswa, serta orang tua. Penanaman pohon ini menjadi simbol harapan dan komitmen bersama untuk menjaga bumi demi generasi masa depan.

Scroll to Top