Peringati HAB Kemenag RI ke-80, MIN 1 Kota Malang Gelar Khotmil Qur’an dan Munajat Doa

Facebook
LinkedIn
WhatsApp
X

Kota Malang, M1NEWS — Dalam rangka menyambut Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80, MIN 1 Kota Malang menggelar kegiatan Khotmil Qur’an, munajat doa, serta pembinaan ASN di lingkungan madrasah pada Jumat (2/1/2026).

Sejak pagi hari, seluruh guru dan tenaga kependidikan (GTK) MIN 1 Kota Malang memadati serambi Masjid Abdul Jalil untuk melaksanakan khotmil Qur’an. Kegiatan diawali dengan pembacaan Al-Qur’an yang dibagi dalam beberapa maqra’, sesuai pembagian tiap jenjang dan kelompok, sehingga seluruh rangkaian khataman dapat berjalan secara tertib dan khidmat.

Usai khotmil Qur’an, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan tahlil dan doa bersama yang dikhususkan untuk mendoakan para leluhur dan pendahulu MIN 1 Kota Malang yang telah wafat, sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian mereka terhadap madrasah.

Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut pada rapat dinas serta pembinaan ASN yang dipimpin langsung oleh Kepala MIN 1 Kota Malang, Hj. Siti Aisah, S.Ag., M.Pd. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan pembinaan kedinasan sekaligus mengumumkan pembagian tugas guru dan tenaga kependidikan menjelang dimulainya Semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026.

Setelah sesi pembinaan, para GTK mengikuti kegiatan ramah tamah sebagai wujud kebersamaan dan penguatan silaturahmi antarkeluarga besar madrasah.

Usai pelaksanaan Salat Jumat, seluruh GTK MIN 1 Kota Malang kembali berkumpul di serambi Masjid Abdul Jalil untuk mengikuti rangkaian Khotmil Qur’an, istighotsah, dan munajat doa HAB Kemenag RI ke-80 yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan daring tersebut diikuti dengan penuh khidmat hingga agenda pembinaan oleh Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur.

Melalui rangkaian kegiatan ini, MIN 1 Kota Malang berharap nilai-nilai spiritual, kebersamaan, dan pengabdian yang menjadi ruh Hari Amal Bhakti Kementerian Agama dapat terus terinternalisasi dalam budaya kerja dan pelayanan madrasah.

Scroll to Top